Suatu Malam January 24, 2012
Posted by Toufan Sougi in Repetisi.trackback
kemudian cerita kembali ke sebuah kota dimana cahaya siangnya berkalang jerih dan cahaya malamnya bergelayut sendu.
Malam dengan barisan cahaya adalah gerbang dimensi waktu tak berbatas.
dimana sekelumit hikayat ditulis.
ada hati yang mungkin rindu, tapi terbakarnya hilir kisah mencetak pedih.
ada kata-kata yang kehabisan makna sebab manusia tak pernah mengalah.
akhirnya barisan bintang yang diredam cahaya kota menjadi saksi bisu.
tentang argumentasi yang tak mungkin usai.
dan Raja semesta alam berkehendak.
dan penguasa tata surya berkehendak.
Alloh tempat kami mengadu.
Advertisement
Comments»
No comments yet — be the first.